membangun kolam renang sendiri

Membangun Kolam Renang Sendiri

Membangun kolam renang sendiri sangat memungkinkan, jika Anda memiliki dasar pengetahuan sipil. -pools.id

Apakah Anda sedang berpikir untuk membangun kolam renang sendiri? Selain penanda status, kolam renang memiliki banyak fungsi seperti untuk olahraga, hiburan, dan mendekatkan keluarga.

Pembuatan kolam renang memakan biaya yang cukup besar. Tapi, Anda juga bisa mempunyai kolam di halaman belakang rumah Anda.

Apa Itu Kolam Renang?

Untuk menjaga air kolam renang tetap bersih, biasanya digunakan kaporit yang mengandung klorin. Kolam renang pribadi merupakan sebuah simbol status.

Sebab, untuk membuat kolam renang sendiri dibutuhkan lahan yang besar serta biaya konstruksi dan perawatan yang juga besar. Namun, Anda pasti bisa menghemat biaya pembangunan kolam dengan kiat-kiat yang akan dijelaskan lebih lanjut.

Manfaat Kolam Renang

Kenapa harus punya kolam renang sendiri di rumah? Padahal sudah ada kolam renang umum dengan fasilitas yang lengkap dan biaya masuk yang terjangkau. Tetapi, ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dari memiliki kolam renang pribadi, yaitu:

1. Olahraga

Manfaat kolam renang yang terutama adalah sebagai tempat untuk berolahraga. Seperti yang kita ketahui, berolahraga secara rutin merupakan kunci dari gaya hidup sehat.

Berenang adalah salah satu olahraga yang paling banyak direkomendasikan ahli. Sebab, berenang dapat menggerakkan semua anggota tubuh. Olahraga ini dapat mengurangi risiko berbagai penyakit seperti arthritis, asma, atau penyakit jantung.

Berenang juga bisa menambah tinggi badan dan memperkuat otot.
Dengan adanya kolam renang, Anda tidak perlu repot-repot untuk berolahraga. Sarana untuk berenang sudah tersedia di halaman belakang rumah.

2. Perkembangan Anak

Tahukah Anda bahwa kolam renang bisa membantu tumbuh kembang si kecil? Kolam bisa menjadi cara yang baik untuk mengenalkan anak kepada air.

Anak juga dapat belajar berenang dengan lebih kondusif.
Tapi, jangan lupa mengawasi buah hati Anda. Selalu ada risiko tenggelam bahkan jika anak sudah mahir berenang. Jangan biarkan anak mendekati kolam tanpa diawasi orang dewasa.

Jika Anda ingin membuat kolam yang cocok untuk anak, kedalaman yang ideal adalah sekitar 0,5 meter. Anda bisa membuat satu kolam dengan kedalaman yang berbeda-beda Kemudian, pisahkan bagian orang dewasa dan bagian anak-anak.

3. Hiburan

Kolam renang juga merupakan sarana untuk rekreasi. Berenang dapat membantu suasana hati menjadi rileks. Anda juga bisa bersantai dengan duduk-duduk di pinggir kolam. Ada juga aksesoris seperti perosotan yang bisa menambah keseruan bermain di kolam.

4. Tempat Berinteraksi

Kolam renang bisa menjadi ajang berinteraksi. Cobalah mengajak keluarga atau teman untuk berenang bersama di kolam agar lebih akrab. Ditambah lagi, Anda bisa mengadakan pesta di kolam renang atau pool party.

5. Meningkatkan Prestise

Memiliki kolam renang tentunya dapat meningkatkan citra Anda di hadapan orang lain. Kolam renang merupakan sebuah simbol status karena biaya pembuatan dan perawatannya yang tidak sedikit.

Anda bisa memanfaatkan kolam renang untuk pesta atau kegiatan sosial demi menambah prestise di kalangan keluarga, teman, dan rekan kerja.

6. Meningkatkan Nilai Rumah

Keberadaan kolam renang juga dapat meningkatkan nilai jual rumah Anda di pasaran. Selain itu, kolam renang menambah nilai estetika rumah. Rumah dengan kolam renang dianggap properti eksklusif sehingga harganya tinggi.

Menghemat Biaya Membangun Kolam Renang Sendiri

Sebelum membuat kolam renang di rumah sendiri, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan. Berikut adalah faktor-faktor tersebut dan cara mengakalinya supaya lebih hemat biaya dalam membangun kolam renang sendiri.

1. Ketersediaan Lahan

Hal pertama yang harus dipertimbangkan sebelum membangun kolam renang sendiri adalah lahan. Sebab, kolam renang membutuhkan lahan yang cukup besar.

Luas lahan yang diperlukan perlu disesuaikan dengan jumlah orang yang akan menggunakannya. Dalam penghitungan luas Anda juga harus memperhitungkan jarak sekitar 0,5 m di sekeliling kolam.

Kontraktor biasanya memasang harga di kisaran Rp 3 sampai 5 juta per meter kubik. Misalnya Anda akan membangun kolam renang sendiri dengan luas 4 m x 5 m dengan kedalaman 1 meter dan biaya kontraktor adalah Rp 3 juta per meter kubik. Maka harga yang harus dibayar adalah 4 x 5 x 1 x Rp 3 juta = Rp 60 juta.

Untuk membatasi biaya konstruksi, Anda bisa membuat kolam dengan ukuran yang kecil. Sesuaikan kedalaman kolam dengan kebutuhan. Kolam renang untuk anak memiliki kedalaman 40 sampai 60 cm. Sedangkan kolam renang dewasa biasanya 1,2 sampai 2 meter.

2. Air

Air untuk kolam renang bisa menggunakan air tanah atau air PAM. Air tidak perlu diganti terlalu sering selama Anda selalu menjaga kebersihan serta kadar pH dan klorin.

Anda juga harus memastikan bahwa sistem filtrasi bekerja dengan baik. Sistem filtrasi yang baik dan kebersihan yang terjaga berarti Anda mengeluarkan lebih sedikit uang untuk biaya pemeliharaan dalam jangka panjang.

3. Sistem Filtrasi

Kolam renang memerlukan sistem filtrasi untuk mengalirkan dan memfilter air. Sistem ini terdiri dari pompa dan filter. Ada dua jenis sistem yaitu konvensional dan integrated.

Sistem konvensional menggunakan pemipaan di bawah tanah untuk mengalirkan air ke tangki filter. Setelah air di filter, kemudian air disalurkan kembali ke kolam.

Sedangkan untuk sistem integrated pool and filter, pipa tidak dipasang di bawah tanah. Sebab, sistem filtrasi sudah menjadi satu bagian dengan struktur kolam. Sistem ini lebih cocok diterapkan di lahan yang terbatas.

4. Kebutuhan Listrik

Kolam renang membutuhkan pompa dan filter untuk mengatur perputaran air. Daya yang dibutuhkan setidaknya 500 W. Anda juga perlu memasang penerangan di kolam agar tidak ada yang jatuh ke dalamnya pada malam hari.

5. Material

Material konstruksi harus disesuaikan dengan kondisi tanah tempat kolam renang dibangun. Jika tanah kurang stabil, kontraktor Anda tidak bisa menggunakan metode pengecoran seperti biasa. Materi yang digunakan harus lebih kuat.

Selain itu, bagian bawah kolam biasanya ditutup menggunakan keramik. Ada beberapa jenis, desain, dan warna keramik di pasaran. Anda bisa menyesuaikan dengan selera, kebutuhan, dan budget. Sebaiknya memilih keramik polos yang standar untuk menghemat biaya.

6. Kontraktor

Setiap kontraktor mematok biaya yang berbeda. Ada baiknya Anda mencari tahu mengenai biaya pembuatan kolam renang dari beberapa kontraktor agar bisa membandingkan.

Kontraktor yang baik dapat memberikan Anda saran mengenai material dan peralatan yang cocok dengan kebutuhan dan budget Anda. Karena itu, carilah kontraktor yang berkualitas dan sudah berpengalaman. Anda bisa meminta rekomendasi dari keluarga, teman, atau kenalan.

Proses Konstruksi Kolam Renang

1. Mencari Kontraktor

Pertama-tama, Anda perlu mencari kontraktor. Pilihlah kontraktor yang hasil kerjanya jelas agar Anda mendapatkan pelayanan yang terbaik.

Konsultasikan keinginan Anda dengan sejelas-jelasnya. Sebaiknya Anda juga membandingkan biaya konstruksi per kontraktor sebelum memilih.

2. Penggalian Lubang

Tahap pertama pembuatan kolam adalah galian. Pekerjaan ini sebaiknya dilakukan dengan agar bisa selesai dalam waktu singkat. Kemudian, tahap selanjutnya adalah konstruksi.

Untuk bisa menyelesaikan proses galian, kami sarankan untuk menggunakan jasa profesional (tukang galian) / menggunakan alat berat jika memungkinkan.

Kenapa ? walaupun Anda membangun kolam renang sendiri, tetap saja molornya pekerjaan akan menambah beban biaya pembangunan kolam.

3. Konstruksi Kolam

Pada tahap ini kontraktor membuat rangka dan lantai kolam renang. Konstruksi menggunakan material yang kuat agar kolam tidak mudah terdampak goncangan gempa.

Selanjutnya adalah tahap penulangan atau pembesian menggunakan besi ulir agar kolam bisa dicor. Hal ini dilakukan sembari melakukan instalasi pipa pada jalur tertentu sebelum pengecoran.

4. Pemasangan Pipa

Pada tahap ini dilakukan pemasangan pipa sirkulasi untuk pompa dan filter. Pada kolam renang dengan sistem filtrasi konvensional, pipa ditanam di dasar kolam.

Saran kami walaupun Anda membangun kolam renang sendiri, konsultasikan masalah instalasi plumbing system-nya. Buruknya instalasi pemipaan akan berakibat fatal pada operasional kolam renang Anda.

5. Pengecoran Kolam

Selanjutnya kolam dicor. Cor beton harus mampu menahan beban air kolam yang berat sehingga dibutuhkan ketebalan cor dinding yang cukup besar. Ketebalan yang dibutuhkan minimal 15 cm.

Proses pengecoran ada dua cara. Jika area pembangunan kolam renang luas, maka bisa menggunakan beton dengan kualitas setara K250-K300.

Jika area pembangunan kolam renangnya sempit (tidak memungkinakan dilalui kendara besar), maka membuat adukan cor manual tidak masalah. Yang terpenting adonan cor setara dengan kualitas K250 atau K300.

Hal ini harus menjadi perhatian Anda ketika Anda memutuskan untuk membangun kolam renang sendiri.

6. Waterproofing

Tahap selanjutnya adalah waterproofing hasil cor beton. Pelapisan waterproofing berfungsi untuk menjaga kolam tidak mudah bocor. Ikuti cara kerja kontraktor kolam renang jika Anda berencana membangun kolam renang sendiri. Sebaiknya proses waterproofing diaplikasikan dalam 3 tahap agar hasil lebih maksimal.

7. Finishing Keramik

Setelah waterproofing, dilakukan finishing dengan keramik. Keramik dipasang untuk menutupi dasar dan dinding kolam. Walaupun Anda membangun kolam renang sendiri, Anda harus tahu material apa yang akan digunakan.

Bagian bibir kolam juga harus dilapisi dengan material yang tidak licin agar Anda tidak terpeleset setelah keluar dari kolam. Materi yang banyak digunakan contohnya keramik dan batu andesit. Setelah finishing, kolam bisa diisi dengan air.

Video Tahapan Pembuatan Kolam Renang

Dalam video ini menjelaskan tahap tahap pembuatan kolam renang pribadi.

Kiat Merawat Kolam Renang

Membangun kolam renang sendiri bukanlah perkara gampang. Selain proses pembangunannya yang perlu diperhatikan, pekerjaan perawatan juga wajib dipertimbangkan.

Jika kolam renang dirawat dengan baik, Anda bisa meminimalisasi biaya perawatan pada jangka panjang. Karena itu, pastikan bahwa kolam selalu dalam keadaan prima. Ikuti kiat-kiat di bawah ini dalam merawat kolam renang Anda.

1. Menjaga Kebersihan Air

Air kolam yang kotor atau terkontaminasi bakteri, jamur, dan ganggang akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Biasanya air kolam dijaga kebersihannya menggunakan desinfektan seperti kaporit, tawas, atau soda.

Anda tidak perlu mengganti air kolam renang dalam jangka tertentu. Air kolam renang yang terawat dengan baik, sangat memungkinkan digunakan dalam rentang waktu puluhan tahun.

yang perlu dilakukan adalah saat kolam sering digunakan, maka pemberian takaran chemical perawatan juga mengikuti. Selain itu proses perawatannya juga lebih sering dibersihkan.

2. Mencegah Perkembangbiakan Alga

Alga atau ganggang bisa berkembangbiak di kolam dan membuat air terlihat kehijauan. Alga tumbuh dengan subur jika air kolam sering terpapar cahaya matahari langsung.

Untuk mencegah pertumbuhan alga, Anda bisa menanam pepohonan di sekitar kolam. Pepohonan akan menghasilkan oksigen yang dapat mengurangi pertumbuhan alga.

Bayangan pohon juga menghalangi sinar matahari langsung dari mengenai kolam. Hal ini juga membuat suasana sekitar kolam jadi lebih sejuk dan menyenangkan.

Di sisi lain, daun-daun kering yang rontok dan jatuh ke kolam akan mengotori. Pastikan bahwa Anda membersihkan dedaunan tersebut menggunakan alat penyaring.

3. Menggunakan Filter yang Berkualitas

Fungsi filter adalah menyaring kotoran dari air kolam. Sistem filtrasi yang baik dapat membersihkan air dari kotoran dan bakteri. Kemudian, air yang bersih bisa dialirkan kembali ke kolam. Cara ini juga memungkinkan Anda untuk lebih menghemat air.

4. Membersihkan Kerak dan Lumut

Kolam renang tidak perlu dikuras dan diganti airnya dalam jangka waktu yang lama. Namun adakalanya dibutuhkan dikuras, misalnya kolam renang kemasukan bangkai binatang.

Saat menguras kolam, jangan lupa menyikat bagian dasar dan dinding kolam. Pastikan bahwa semua kerak dan lumut hilang.

Untuk menyikat lantai dan dinding kolam, Anda bisa menggunakan pembersih kamar mandi atau lantai biasa. Setelah digosok dan dibilas sampai bersih, Anda bisa mengisi kolam dengan air.

Penutup

Kolam renang memerlukan konstruksi yang kuat dan perawatan yang baik. Biaya untuk membangun dan merawat kolam memang tidak murah. Tetapi, Anda bisa menghemat biaya kolam jika cermat dalam melakukan perencanaan.

Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari memiliki kolam renang. Semoga sukses dalam membangun kolam renang sendiri di rumah Anda.