kolam renang anak

Kolam Renang Anak

Kolam renang anak merupakan fasilitas untuk berenang yang dipersiapkan khusus untuk anak-anak. Bisa berbentuk kolam konstruksi, bisa portable. – pools.id

Kolam renang anak bisa menjadi sarana untuk membantu tumbuh kembang si kecil. Berenang adalah salah satu olahraga yang paling bagus untuk kesehatan putra dan putri Anda.

Mungkin Anda juga berpikir untuk mempunyai kolam renang untuk buah hati. Sebelum itu, simak dulu pembahasan mengenai kolam renang khusus anak di bawah ini.

Mengenal Kolam Renang Anak

Kolam renang memiliki luas dan kedalaman yang bervariasi. Ada kolam yang dibuat untuk dewasa dan ada juga yang dibangun untuk anak-anak.
Kolam renang anak tentunya tidak sedalam untuk orang dewasa. Kedalaman kolam renang anak biasanya ada pada kisaran 40 – 60 cm. Luasnya pun tidak terlalu besar.

Kolam renang untuk anak-anak dibuat berukuran kecil dan dangkal karena anak belum cukup tinggi. Hal ini mengurangi risiko tenggelam untuk anak yang belum bisa berenang.

Keuntungan Memiliki Kolam Renang Anak

Ada banyak keuntungan / kelebihan yang bisa Anda dapatkan dari memiliki kolam renang anak “untuk buah hati”. Contohnya sebagai berikut.

1. Anak belajar berenang

Dengan adanya kolam renang, anak bisa belajar berenang sejak dini. Kolam renang anak bisa menjadi cara untuk mengajarkan keselamatan di air. Kemampuan berenang juga mengurangi risiko anak tenggelam. Namun tentu saja anak tetap harus diawasi di kolam renang.

2. Meningkatkan kesehatan

Berenang adalah salah satu jenis olahraga yang paling banyak direkomendasikan ahli kesehatan. Olahraga ini menggerakkan seluruh bagian tubuh dan meningkatkan kesehatan jantung. Dengan membiasakan anak berenang, Anda juga mengajarkan kebiasaan berolahraga teratur dan hidup sehat.

3. Mendekatkan keluarga

Di zaman modern ini kita sering mengabaikan waktu bersama orang-orang tersayang karena kesibukan bekerja. Adanya kolam renang di rumah sendiri berarti kita tidak perlu pergi jauh-jauh untuk bersenang-senang bersama keluarga.

4. Mengasah kemampuan sosial anak

Sejak kecil, putra dan putri Anda harus dibiasakan bergaul. Selain belajar dan berolahraga, kolam renang bisa menjadi tempat yang bagus untuk anak berinteraksi dan bermain. Adanya kolam renang juga bisa membuat teman-teman anak tertarik untuk bermain ke rumah.

5. Menghibur anak

Anak yang masih kecil mudah bosan dan rewel dengan mainan yang sudah ada. Kolam renang bisa menjadi sumber hiburan untuk anak-anak.

Anda bisa mengadakan pesta kolam renang untuk ulang tahun si kecil. Buatlah pesta dengan tema seperti bajak laut, putri duyung, dan lain-lain yang kreatif dan cocok dengan suasana bermain air.

Jika Anda memiliki rencana membangun kolam renang anak untuk keperluan selain berenang, sebaiknya direncanakan dengan baik. Persiapkan space lebih sebagai sarana tambahan berkumpulnya teman anak Anda.

Anda bisa berkonsultasi dengan tim ahli dan profesional dari perusahaan yang memiliki kapasitas dan memiliki layanan jasa konstruksi kolam renang.

6. Melatih kompetisi yang sehat

Kompetisi identik dengan sifat kejam dan mau menang sendiri. Tetapi, kompetisi yang sehat dapat memicu anak untuk terus mengembangkan kemampuannya. Kompetisi yang positif juga dapat meningkatkan kepercayaan diri.

Salah satu cara melatih kompetisi positif adalah dengan mengenalkan anak kepada olahraga seperti berenang. Jika anak sudah mahir, Anda bisa mengikutkan anak ke perlombaan renang. Tidak hanya menambah pengalaman, si kecil juga akan memiliki prestasi di luar akademis.

Kerugian Memiliki Kolam Renang Anak

Dalam membuat atau membeli kolam renang, Anda harus mempertimbangkannya baik-baik. Memang ada banyak keuntungan yang bisa didapat dari kolam renang. Namun, ada juga kelemahan / kerugian yang bisa Anda hadapi.

Pikirkanlah hal-hal berikut ini dengan cermat sebelum memiliki kolam renang sendiri.

1. Risiko tenggelam

Walaupun kolam renang khusus anak memang dibuat dangkal, risiko tenggelam akan selalu ada. Bahkan anak yang sudah mahir berenang tetap bisa tenggelam, apalagi jika cedera di dalam kolam.

Hewan piaraan atau anggota keluarga yang menyandang disabilitas juga memiliki risiko jatuh dan tenggelam di dalam kolam. Jadi, kalau Anda memiliki kolam renang di rumah, Anda benar-benar tidak boleh lengah.

2. Kebutuhan lahan

Kolam renang untuk anak-anak memang lebih kecil dibandingkan kolam renang dewasa. Namun, tetap saja kolam membutuhkan lahan yang cukup luas. Terutama jika Anda ingin memiliki kolam renang permanen.

Namun tidak perlu khawatir, banyak cara dan metode untuk menyiasati dalam membangun kolam renang di lahan terbatas.

3. Biaya

Kolam renang menjadi simbol status karena biayanya yang mahal. Selain biaya konstruksinya yang tinggi, perawatan kolam renang pun sulit.

Jika Anda mempunyai kolam renang permanen di rumah, Anda harus memasang filter, menggunakan klorin, dan membersihkan kolam secara teratur. Kolam renang juga memakan biaya listrik dan air yang tidak sedikit.

4. Ketahanan kolam

Solusi untuk mengakali keterbatasan lahan dan biaya adalah kolam renang plastik. Kolam ini bisa dilipat dan disimpan ketika tidak digunakan.

Namun, kolam renang berbahan plastik tidak boleh sampai berlubang atau airnya akan bocor. Karena itulah perawatannya tetap harus dilakukan dengan hati-hati.

5. Menjaga kebersihan

Jika kolam renang tidak digunakan dan dibersihkan secara rutin, kolam akan ditumbuhi lumut, ganggang, dan jamur. Mesin yang digunakan untuk memompa dan memfilter air kolam juga bisa ditumbuhi lumut. Hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri yang berbahaya untuk kesehatan anak.

6. Klorin

Kolam renang permanen membutuhkan klorin untuk menyaring ganggang dan bakteri dari air. Namun, zat kimia ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Apalagi jika anak sering terpapar kepada klorin. Klorin dalam jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan iritasi mata dan kulit. Bahkan, klorin juga dapat memicu asma.

Akan tetapi, ada beberapa cara untuk mencegah efek negatif klorin. Anda bisa memilih cara lain untuk memfilter air selain klorin. Dampak negatif juga bisa dicegah dengan cara segera mandi setelah berenang untuk membersihkan klorin yang menempel di tubuh. Jangan lupa menggunakan pelembab karena klorin dapat membuat kulit jadi kering.

Jenis-jenis Kolam Renang untuk Anak

Kalau Anda masih yakin ingin memiliki kolam renang anak, sekarang waktunya memikirkan desain seperti apa yang cocok. Ada berbagai jenis kolam renang untuk anak. Anda bisa memilih yang sesuai dengan kebutuhan, selera, dan ketersediaan lahan serta biaya. Berikut adalah beberapa jenis kolam renang anak yang populer.

1. Kolam Renang Permanen

Kolam renang ini memiliki desain yang sama seperti kolam renang pada umumnya. Yaitu sebuah konstruksi berbentuk lubang di tanah yang diisi air. Kolam renang umumnya memiliki bentuk persegi panjang atau oval. Tapi, kalau Anda ingin kreatif, juga bisa membuat bentuk seperti angka 8, lingkaran, dan lain-lain.

Kolam renang permanen memakan biaya yang cukup mahal, baik dari segi pembangunan maupun perawatan. Anda membutuhkan peralatan seperti filter, pompa air, bahkan lampu untuk menerangi kolam di malam hari supaya tidak ada yang terjatuh ke dalam kolam. Lahan yang dibutuhkan juga cukup luas.

Namun Anda bisa mengakalinya dengan membatasi luas dan dan kedalaman kolam. Untuk kolam anak-anak, dimensi 2 meter x 3 meter x 0,6 meter sudah cukup. Dimensi yang kecil dapat mengurangi biaya pembangunan dan perawatan kolam.

2. Kolam Renang Plastik Portable

Pastinya Anda sudah pernah melihat kolam renang plastik yang bisa dilipat. Kolam renang ini jauh lebih murah dibandingkan kolam renang permanen. Kolam ini juga portable alias bisa dipindah-pindahkan. Anda juga bisa melipat dan menyimpan kolam ini jika tidak digunakan, sehingga menghemat tempat.

kolam renang portable plastik
kolam renang plastik portable untuk anak

Kolam renang plastik juga sangat praktis karena Anda hanya perlu mengisinya dengan udara. Hanya dibutuhkan beberapa menit saja untuk memompanya. Membersihkan kolam plastik juga lebih mudah dibandingkan membersihkan kolam permanen.

Namun, perlu diingat bahwa kolam ini terbuat dari plastik. Berhati-hatilah saat membersihkan kolam supaya tidak berlubang.

3. Kolam Renang Plastik dengan Mainan

Anak cenderung cepat bosan dengan kolam plastik biasa. Supaya lebih menarik, Anda bisa menambahkan beberapa fitur permainan. Ada berbagai jenis kolam plastik yang dilengkapi permainan seperti perosotan, semprotan air, dan mandi bola.

Namun, kolam seperti ini biasanya berukuran lebih besar. Harganya pun lebih mahal dibandingkan kolam plastik biasa. Karena itu, sediakan tempat dan biaya yang berlebih sebelum membelinya.

4. Kolam Renang Frame

Selain kolam plastik, ada juga kolam renang frame atau frame pool yang bisa disimpan tanpa makan banyak tempat. Sama seperti kolam plastik, kolam frame bersifat portable. Bedanya, kolam ini tidak butuh dipompa. Anda hanya perlu mendirikan frame dan mengisi kolam dengan air. Kalau Anda ingin kolam yang lebih praktis, frame pool bisa menjadi solusi.

Kolam jenis frame juga lebih tahan lama dibandingkan kolam plastik biasa. Cara membersihkannya mudah karena frame pool biasanya dilengkapi dengan sistem filter air. Jadi, air bisa langsung dikuras setelah dipakai.

Biaya untuk frame pool lebih mahal dibandingkan kolam plastik biasa. Namun, kolam ini tetap jauh lebih murah dibandingkan kolam renang permanen.

5. Kolam Renang di Atas Permukaan

Kolam renang permanen biasanya berada di bawah permukaan tanah. Namun, tahukah Anda bahwa ada juga desain kolam renang yang timbul di atas permukaan tanah?

Desain ini lebih bervariasi dan modern dibandingkan kolam renang permanen pada umumnya. Tapi, tentu saja lahan yang dibutuhkan cukup luas. Biaya perawatannya pun tidak murah. Untuk membatasi biaya yang dibutuhkan, Anda bisa membuat kolam dengan dimensi yang lebih kecil.

Cara Merawat Kolam Renang Portable

Apakah Anda ingin membeli kolam renang portable untuk anak, baik yang dipompa ataupun yang model frame? Walaupun perawatan kolam renang portable lebih mudah dibandingkan kolam renang permanen, Anda tetap harus berhati-hati. Perawatan yang baik akan membuat kolam Anda bisa bertahan lama.

Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merawat kolam portable.

1. Isi dengan Air Bersih

Pastikan bahwa air yang Anda gunakan untuk mengisi kolam adalah air yang bersih. Jika tidak, anak rentan terkena penyakit kulit. Air yang bersih juga mengurangi risiko pertumbuhan lumut dan jamur pada kolam.

2. Segera Buang Air Kolam

Banyak orang yang tidak langsung membuang air kolam setelah selesai digunakan. Air yang tidak dibuang sudah kotor. Kalau dibiarkan, hal ini bisa menyebabkan penyakit kulit pada anak. Pilihlah kolam portable yang memiliki filter sehingga air bisa langsung dibuang dengan praktis dan mudah.

3. Jangan Lupa Mencuci Kolam

Jika kolam tidak dicuci, kolam akan menjadi sarang kuman, bakteri, jamur, dan lumut. Kolam yang jarang dicuci juga akan cepat rusak. Anda bisa menggunakan sabun cuci piring untuk mencuci kolam. Bilas sampai bersih setelah digunakan. Menjaga kebersihan membuat kolam renang anak bisa bertahan lebih lama.

Contoh Gambar / Desain Kolam Renang Anak

Gambar di atas bisa Anda amati, tiru dan modifikasi. Sesuaikan dengan selera dan kondisi lahan yang ada. Bentuk-bentuk kolam renang tersebut sangat applicable jika di terapkan di lingkungan rumah Anda.

Baik dibangun di luar ruangan (outdoor), dalam ruangan (indoor), di halaman depan, di halaman belakang atau dimanapun. Tinggal menyesuaikan dengan space yang ada.

Desain di atas juga mewakili beberapa selera. Dari model yang sederhana, minimalis, model tanggul, menggunakan decking, tanpa decking ataupun model yang modern minimalis.

Silahkan hubungi kontraktor kolam renang langganan Anda untuk mewujudkannya.

Jika dengan contoh gambar desain tersebut Anda masih belum menemukan desain kolam renang yang susuai. Anda bisa melihat video kami tentang kumpulan desain kolam renang minimalis di bawah ini.

Anda bisa subscribe di channel Dimulti Pool untuk melihat lihat contoh desain kolam renang anak lainya.