Instalasi kolam Renang

Pelaksanaan instalasi kolam renang harus dikerjakan dengan sempurna. Kolam renang dikatakan gagal apabila sistem pemipaannya (plumbing systemnya) buruk. Sistem pemipaan yang asal-asalan akan menimbun banyak masalah pada kolam renang.

Memiliki kolam renang merupakan salah satu kebanggaan tersendiri bagi beberapa orang. Pasalnya kolam renang ini bisa digunakan untuk olahraga di rumah maupun untuk mempercantik rumah Anda.

Faktanya, perawatan kolam renang tidak sekedar pemberian chemical yang mudah. Memerlukan berbagai cara untuk bisa membuat kolam renang tetap bersih dan terawat. Salah satunya yaitu dengan adanya instalasi pemipaan pada kolam renang itu sendiri.

Instalasi plumbing kolam renang wajib ada pada setiap pembangunan kolam renang. Dengan adanya instalasi pipa kolam renang akan mempermudah dalam perawatannya. Tidak membutuhkan tenaga ekstra.

Banyak kami temukan kondisi di lapangan, bahwa masih banyak yang belum mengerti / peduli tentang pentingnya sirkulasi air pada kolam renang. Instalasi kolam renang yang paling mendasar setelah terbentuknya konstruksi adalah pemipaan. Tidak tersirkulasikannya air kolam renang, pada akhirnya merubah kolam renang tersebut menjadi tempat yang menjijikkan bahkan menyeramkan.

Manfaat Memasang Instalasi Kolam Renang dengan Baik dan Benar

Dengan memasang instalasi kolam renang ini tentunya sangat amat bermanfaat. Bagaimana tidak? Dengan instalasi yang tepat, maka air di dalam kolam tersebut bisa menjadi lebih bersih dan aman dari berbagai jenis bibit penyakit dan juga kotoran yang membuat kolam menjadi terlihat tidak menarik.

Beberapa hal yang sering terjadi adalah air di kolam menjadi terlihat keruh dan tidak jernih, perubahan air yang menjadi kekuningan, di bagian dasar kolam terbentuk suatu endapan kotoran yang mengganggu pemandangan, air kolam menjadi berbau, bahkan jika sudah sampai parah bisa juga ditumbuhi oleh alga atau lumut pada dinding samping dan juga lantai pada kolam renang Anda.

Kesalahan dalam Melakukan Pemasangan Instalasi Kolam Renang

Karena pentingnya instalasi kolam renang ini, maka wajib hukumnya untuk diterapkan. Seperti apa yang sudah kami singgung di atas bahwa, tak jarang masyarakat mengeluh pekerjaan instalasi kolam renang mereka tidak optimal. Sirkulasi buruk. Ada keluhan air kolam renangnya mudah keruh, hija dan kotor, Padahal sudah terdapat instalasi pemipaan kolam renang. Sudah menghabiskan banyak biaya.

Bukan hanya sekedar instalasinya, akan tetapi pada saat awal pemasangannya ditemukan banyak kesalahan. Sehingga sirkulasinya tidak bekerja dengan baik. Masih menimbulkan banyak masalah pada air kolam. Dengan kondisi itu, jelas akan membuat Anda dan juga siapa saja yang melihat kolam renang tersebut akan merasa tidak nyaman.

Permasalahan tersebut misalnya tidak adanya jalur Maindrain yang ada dalam instalasi. Instalasi jalur maindrain ini perannya sangat penting dalam instalasi kolam renang. Ada juga karena pipa yang digunakan tidak sesuai dengan ukuran yang seharusnya. Dengan begitu akan membuat peralatan menjadi lebih cepat rusak.

Kesalahan yang lain juga disebabkan karena tidak memiliki box skimmer padahal skimmer box ini penting. Selain itu, kesalahan yang biasa dilakukan adalah lubang vakum yang terletak di dasar kolam. Hal ini akan mempersulit saat perawat kolam renang akan bekerja. Kondisi ini jelas akan membuat Anda makin kecewa dengan keadaan kolam renang.

Perlengkapan Instalasi Kolam Renang

Dalam instalasi kolam renang, Anda juga harus lihat bagaimana perlengkapannya terlebih dahulu. perlengkapan instalasi ini  harus dipersiapkan dengan matang agar nanti dalam pemasangannya tidak terjadi kesalahan yang cukup fatal. Apa saja peralatan yang perlu dipersiapkan? Berikut penjelasannya:

1. Filter atau Penyaring

Yang pertama adalah Filter atau penyaring yang harus ada di setiap kolam renang. Filter ini dapat menyaring berbagai filtrasi di dalam air sehingga nanti ketika air dimasukkan ke dalam kolam menjadi lebih mudah  dan lebih bersih. Dengan penyaring ini kualitas air kolam menjadi lebih baik. 

2. Balancing tank

Selanjutnya adalah Balancing Tank merupakan salah satu peralatan yang secara khusus dapat digunakan untuk sistem sirkulasi overflow yang mana berfungsi untuk menyeimbangkan volume kolam. Maksudnya bagaimana? Alat yang satu ini akan menyeimbangkan volume khususnya pada saat hujan di mana luapan akan tertampung pada alat yang satu ini sedangkan waktu volume kurang air dimasukkan kembali ke kolam. Baca lebih lengkap tentang kolam renang overflow.

3. Chemical feeder

Dalam penggunaan kolam renang, kita tidak pernah terpisah dengan penggunaan bahan kimia seperti klorin, tawas, atau bahan kimia yang lainnya. Nah salah satunya alat yang berfungsi untuk menambahkan bahan kimia ke kolam adalah chemical feeder ini. Untuk jenisnya ada yang otomatis dan ada juga yang manual dengan menggunakan pump.

4. Skimmer Box

Selanjutnya yang paling dibutuhkan dalam instalasi air kolam ini adalah skimmer box. Alat yang satu ini biasanya hanya digunakan untuk kolam renang dengan sistem skimmer yang mana fungsinya adalah untuk titik hisap pompa yang ada di dalam sirkulasi. Skimmer box ini akan secara mandiri membersihkan berbagai jenis kotoran yang ada di dalam kolam renang.

5. Inlet

Masih berkaitan dengan skimmer box bahwa inlet merupakan salah satu kata yang juga masih berkaitan dengan instalasi kolam renang. Inlet akan membantu menyemburkan air menuju arah yang ditentukan. Inlet ini sangat berguna untuk mempercepat sirkulasi (meratakan) zak kimia saat dilakukan treatmen air.

6. Maindrain

Kemudian Maindrain. Maindrain merupakan saluran utama. Bisa digunakan untuk menguras kolam renang. Khusus dengan sistem airflow, Maindrain ini digunakan pada pipa hias di dalamnya.

7. Trafo

Trafo juga sangat diperlukan pada saat instalasi kolam renang. Dengan adanya trafo instalasi kelistrikan lebih terjamin keamanannya. Trafo ini dapat digunakan untuk mengubah tegangan AC menjadi DC dan juga bertanggungjawab mengenai aliran listrik pada area kolamr enang. Trafo sangat dibutuhkan untuk instalasi lampu kolam renang.

Pengaturan Instalasi Kolam Renang yang Tepat

Untuk mendapatkan suatu tampilan dan juga kinerja yang optima, Anda harus menggunakan pengaturan instalasi yang tepat pula. Dengan mengetahui bagaimana cara yang tepat mengatur instalasi maka kesalahan yang menyebabkan kolam renang menjadi tidak optimal bisa
dikurangi atau diminimalkan. Penjelasan mengenai pengaturan instalasi yang tepat ada di bawah ini:

1. Ada Maindrain

Yang pertama dalam pengaturan instalasi kolam renang adalah dengan adanya jalur pipa Maindrain. Instalasi jalur pipa ini wajib ada pada kolam renang. Pemipaan jalur maindrain dibutuhkan untuk semua sitem sirkulasi baik kolam renang model skimmer, overflow maupun yang semi overflow. Alat ini, fungsinya adalah untuk membuang air saat terjadinya penggantian air pada proses pengurasan.

2. Pemipaan yang Sesuai

Yang kedua adalah masalah pemipaan. Pastikan pipa yang Anda pilih memiliki ukuran yang sesuai dengan kebutuhan. Dan juga perhatikan juga kekuatan dari mesin yang akan gunakan. Gunakan pipa yang tahan dengan zat kimia. Zat kimia selalu ada dalam air kolam renang sebagai media pengatur keseimbangan kadar pH dan klorin.

3. Pemasangan Skimmer Box

Khusus untuk kolam renang yang menggunakan istem sirkulasi skimmer. Jangan lupa untuk memasang skimmer box pada saat instalasi kolam renang. Dengan begitu sistem sirkulasi skimmernya bisa bekerja dengan baik. Kotoran yang mengapung di permukaan air kolam renang bisa terhisap oleh bok skimmer ini. Itulah fungsi utama dari kotak skimmer.

4. Pemasangan Vakum di Tengah Kolam

Selanjutnya, pasang vacuum pada bagian tengah dinding kolam renang. Dengan posisi di tengah-tengah dinding kolam, akan mengoptimalkan fungsi saluran vakum tersebut. Petugas pembersih kolam renang bisa bekerja dengan maksimal karena posisi lubang vacuum berada pada lokasi yang ideal. Selain itu, jelas akan memudahkan perawat kolam untuk menempatkan vacuum hose.

5. Instalasi Pipa Tidak Berkelok-kelok

Jika bisa sebaiknya instalasi pipa dipasang tidak menggunakan sistem yang berkelok-kelok. Hal ini berkaitan pada penyambungan pipa di ruang mesing. Pada ruang mesin ada 3 pipa utama yang tersambung dengan Maindrain, vakum, dan balancing tank. Agar sambungan pipa tidak berkelok-kelok, Anda bisa menyiasatinya dengan meletakkan filter yang tidak berjauhan dengan saluran vakum.

Sistem dan Cara kerja Instalasi

Setelah mengetahui apa saja peralatan dan juga pengaturan yang benar, selanjutnya kita akan membahas mengenai sistem dan juga cara kerja dari instalasi kolam renang ini. Ada beberapa cara untuk bisa keluar dari zona nyaman dan beralih kepada instalasi yang benar dengan cara kerjanya unik di hampir setiap alat yang digunakan. Berikut penjelasannya:

1. Inlet

Sistem yang satu ini merupakan salah satu sistem pemipaan dalam kolam renang di mana jalur masuk air dari pompa ke kolam renang melewati suatu alat khusus. Alat tersebut adalah nozzel inlet atau inlet fitting sehingga air yang disedot akan dipompa terlebih dahulu dan akhirnya disaring dan masuk kembali ke jalur inlet yang dibuat.

2. Vakum

Yang kedua adalah pemipaan vakum. Jalur pipa vakum berfungsi untuk menyedot kotoran di dalam dasar kolam renang. Kotoran tersebut akan terbawa bersama air masuk ke dalam filter untuk melalui proses penyaringan/filtrasi. Setelah air sudah berhasil disaring, maka selanjutnya air tersebut dikembalikan masuk ke dalam kolam renang dengan kualitas air yang baik.

3. Maindrain

Selanjutnya ada cara kerja sistem Maindrain. Sistem ini merupakan jalur pipa utama yang letaknya berada pada jalur air di bagian bawah menuju ke pompa utama kolam. Tepatnya terletak di bawah kolam dan ditanam / di pasang sebelum dilakukan pengecoran (pada saat pembangunan awal).

4. Overflow

Yang berikutnya ada sistem pemipaan overflow yang mana sistem yang satu ini memiliki fungsi untuk menjadi jalur aliran air dari gutter ke balancing tank dan hanya tersedia untuk sistem kolam renang Overflow saja. Air yang ada di dalam balancing tank akan dialirkan ke penyaringan dan dimasukkan kembali ke dalam kolam saat air sudah bersih.

5. Skimmer

Yang selanjutnya ada sistem skimmer di mana sistem ini dapat mengalirkan air dari skimmer box dengan cara dihisap dan dialirkan menuju ke pompa. Box skimmer ini memiliki fungsi yang sama dengan penggunaan balancing tank dan airnya dialirkan ke filter untuk disaring dan dikembalikan ke kolam renang seperti semula lagi. Boks skimmer ini di pasang hanya untuk kolam renang jenis skimme saja.

6. Back wash

Dan yang terakhir adalah sistem pemipaan back wash. Sistem yang satu ini merupakan salah satu jalur pemipaan yang dapat digunakan untuk mencuci alat penyaring air kolam renang. Kegiatan backwash sering dilakukan pada saat petugas kolam renang sedang menjernihkan air. BIasanya petugas menyebutnya dengan penyebutan sedot buang.

Penutup

Itu tadi beberapa hal yang bisa Anda ambil informasinya mengenai instalasi kolam renang yang benar. Kini Anda semakin paham betapa pentingnya jalur pemipaan pada kolam renang. Anda semakin mengerti, bahwa instalasi kolam renang tidak bisa dilakukan oleh orang sembarang orang. Anda bisa menghubungi tim dan tenaga ahli penyedia jasa instalasi kolam renang.

Penampilan kolam renang tidak akan pernah optimal, tanpa adanya sistem sirkulasi yang benar. Buruknya instalasi akan menambah masalah pada kolam renang dikemudian hari. Jangan sampai kolam renang Anda juga menjadi sumber penyakit karena sulitnya merawat kolam tanpa plumbing system yang baik. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untuk Anda semuanya. 

Leave a Reply